Assalamualaikum...





Saya memiliki seorang teman yang bernama Adnan ketika di SMK. Ia memiliki sifat yang cenderung pendiam, tidak banyak bicara, dan selalu fokus akan suatu hal yang sedang ia kerjakan. Setidaknya begitu kesan pertama yang saya tangkap darinya.


Berbeda dengannya, saya justru tipikal orang yang suka bercanda. Bisa dibilang saya ini humoris dengan seringnya saya melempar jokes-jokes yang dapat membuat teman-teman yang lain tertawa. Saat itu saya berpikir, saya dan Adnan ini bagaikan bumi dan langit.


Ya, bumi dan langit. Saya yang suka bergaul dan bercanda, entah kenapa jadi agak ragu untuk mencoba masuk dan memulai obrolan dengan si Adnan. Saya takut akan jadi tidak nyambung, suasana menjadi aneh, karena memang pada saat itu saya berpikir bahwa saya akan sangat susah untuk masuk ke Adnan.


Praktek Kerja Lapangan


Bagi setiap siswa dan siswi SMK, ada sebuah agenda yang wajib diikuti jika sudah menginjak kelas 11. Agendanya adalah PKL atau Praktek Kerja Lapangan.


Berhubung pada saat itu saya sudah berada di kelas 11, saya pun langsung mencari-cari tentang info PKL. Saat itu saya termasuk siswa yang penasaran akan agenda PKL itu sendiri dan ingin langsung cepat-cepat melaksanakannya. Tanpa diduga, saya pun mendapat tempat PKL yang sama dengan Adnan.


Sebenarnya tidak hanya saya dengan Adnan sih, ada tiga orang kawan lagi yang tempat PKL-nya sama.


Melalui PKL ini, segala pandangan saya akan Adnan yang sebelumnya menjadi berubah total. Adnan memang pendiam, serius, dan terkesan kaku, tapi bukan berarti tidak menyenangkan. Seringnya bertemu dan PKL ditempat yang sama membuat saya jadi akrab dengan Adnan.


Jokes receh yang sering saya lontarkan ketika sedang bercanda pun diterima baik olehnya. Adnan tertawa. Sesuatu yang pada awalnya saya pikir akan sulit diterima olehnya.


Naksir Cewek


Menurut saya dan dengan segala ke-sotoy-an yang saya miliki, Adnan merupakan tipikal cowok yang banyak dikagumi oleh cewek-cewek. Bagaimana tidak? Adnan termasuk goodlooking, pintar, dan juga dingin. Ya, dingin, saya pikir kebanyakan cewek akan suka cowok-cowok dingin seperti Adnan, terkesan misterius.


Gimana? Saya sotoy kan?.


Dan disuatu hari ada sebuah kejadian yang membuat saya tertawa cukup keras, bahkan saya masih saja senyum-senyum sendiri jika mengingat kejadian ini. Untuk pertama kalinya, saya melihat Adnan naksir cewek.


Eits bentar-bentar, tolong jangan disalahartikan. Bukan berarti Adnan tidak bisa suka sama cewek loh ya, maksudnya saya baru pertama kali melihat Adnan segirang itu melihat cewek dan ia ingin langsung berkenalan dengan cewek tersebut. Ya, Adnan yang cool bisa jingkrak-jingkrak (lompat) semangat ketika melihat cewek yang ia suka.


Segera pandangan saya akan Adnan yang di awal-awal tadi luntur seutuhnya. Saat seperti ini tingkahnya jadi tidak jauh berbeda dengan saya.


Ketika berpapasan lagi dengan cewek itu, Adnan memberanikan diri untuk menyapa dan berkenalan dengannya. Sayangnya respon yang diterima Adnan diluar ekspektasi. Cewek itu acuh, tidak peduli dan menjawab sekenanya saja. Adnan pun pasrah dan menerima, ia merasa tidak dihargai "njir, padahal kan cuma nanya, acuh banget dah.".


Saya pun menghibur dia, sambil tertawa ngakak tentunya.


Masa PKL adalah masa-masa dimana pandangan awal saya akan Adnan itu luntur seketika. Adnan tidak sekaku yang saya pikirkan, saya bisa berteman baik dengannya dan ketika saya bercanda pun ia bisa tertawa lepas.


Kanal Youtube


Setelah saya lulus sekolah, saya kepikiran untuk membuat sebuah kanal Youtube yang dimana akan membuat konten sketsa komedi di dalamnya. Pada saat itu saya terinspirasi dari Kunkun yang kini sudah berganti nama menjadi Fufu. Ya, Fufu merupakan sebuah akun Instagram yang suka membagikan vidio sketsa komedi, kini mereka pun telah melebarkan sayap dan membuat kanal Youtube juga.


Karena saya tahu bahwa Adnan ini adalah seseorang yang sangat menyukai hal-hal yang berhubungan dengan film, saya pun mengajak Adnan untuk ikut terlibat. Adnan setuju, bahkan ia sangat bersemangat untuk membuatnya.


"Wihhh, ayo dah Ham, justru yang kaya gini udah pengen gua buat dari kapan tau." Ucap Adnan dengan sangat antusias.


Beberapa vidio komedi pun berhasil kami buat dan yang terlibat saat itu bukan hanya saya dan Adnan, melainkan ada beberapa teman kelas lagi yang lainnya. Karena proses pembuatan vidio tersebut rata-rata dibuat di sebuah pos yang berwarna kuning, maka kanal Youtubenya pun kita sepakati bernama PosKu atau singkatan dari Pos Kuning.


Membuat konten vidio bersama menjadikan saya dan Adnan semakin akrab. Sudah tidak ada lagi jurang diantara kami. Ya memang sih pada awalnya jurang itu ada karena anggapan saya saja, prasangka saya saja, nyatanya Adnan tidaklah seperti yang saya kira sebelumnya.


Teman Produktif


Karena kesibukan dari masing-masing pemain, PosKu pun jadi terhenti dan tidak membuat vidio lagi. Meski begitu, saya dan Adnan masih sering bertemu untuk membahas beberapa hal yang ingin kita buat lagi kedepannya. Karena memang di PosKu hanya saya dan Adnan lah yang tersisa dan masih memiliki waktu luang. Tapi ya tentu saja, PosKu akan sulit jalan jika hanya beranggotakan dua orang.


Untuk sekarang ini saya dan Adnan sedang sering-seringnya membuat podcast. Ternyata membuat podcast itu menyenangkan, saya bisa bercerita sesuatu yang biasa saya lakukan di blog ini melalui podcast dan tentunya melalui suara. Jadi, saya seperti sedang mengobrol langsung dengan pendengar saya, ya walau hanya satu arah.


Bisa dibilang Adnan adalah teman produktif saya, dimana ketika kamu bertemu pasti selalu ada hal yang ingin dibuat. Bahkan, Adnan adalah teman semasa sekolah dulu yang saat ini paling sering saya temui, sesuatu yang tak pernah saya duga sebelumnya. Afif saja yang rumahnya dekat dengan saya jarang saya temui, hehe.


Mungkin saya harus belajar untuk tidak dengan mudah menilai seseorang dari apa-apa yang saya lihat saja. Saya bisa menilai Adnan kaku dan semacamnya itu ya karena belum mengenalnya secara dekat dan saat itu saya pun agak enggan untuk mencoba dekat dengannya.


Adakah diantara sobat mengalami hal yang sama seperti saya? Bisa berteman dekat dengan seseorang yang tidak terduga sebelumnya?.


Wassalamualaikum...

1 Comments

  1. Asyik yaa bisa menemukan teman produktif. Aku juga sering banget menerka2 sifat orang dari apa yg kulihat aja, setelah kenal lebih dalam di beberapa kegiatan justru yg awalnya kukira tidak menyenangkan, malah jadi teman dekat huhuu

    ReplyDelete

Silahkan Berkomentar :)