Assalamualaikum...




Tahun lalu bisa dibilang adalah tahun-tahun saya yang paling produktif dalam urusan ngeblog. Bagaimana tidak? Untuk pertama kalinya dalam satu tahun saya berhasil menelurkan lebih dari tiga ratus tulisan.

Karena hal itu saya menjadi berkeinginan untuk lebih produktif lagi di tahun 2020 ini. Tapi apa mau dikata? Justru segala sesuatu berjalan sebaliknya. Memang benar 2020 belum berakhir, tapi agaknya untuk mengejar ketertinggalan dengan menelurkan postingan blog lebih dari tahun lalu sepertinya sulit.

Kanal Youtube Baru dan Pandemi


Pada akhir tahun 2019 saya membuat sebuah kanal Youtube baru, dimana di dalamnya berisi konten yang beragam. Yap, kanal Youtube itu tidak spesifik membahas suatu hal, di dalamnya terdapat sketsa komedi, musikalisasi puisi, sempat ada podcast, cerpen, dan masih banyak yang lainnya.

Sejak saya membuat kanal Youtube itu, perhatian saya jadi lebih tercurahkan kepadanya dan secara perlahan blog ini pun sempat terlantar. Ternyata, saya memang belum bisa membagi waktu dengan baik.

Saat itu saya sadar bahwa tidak seharusnya seperti ini, saya harus memberikan perhatian juga kepada blog ini, tapi entah kenapa itu hanya menjadi sebuah pemikiran yang sama sekali tak terealisasikan.

Kabar terkait kasus virus corona pertama pun santer terdengar, setiap media memberitakan. Selanjutnya PSBB dimulai, perkuliahan diliburkan, dan himbauan untuk tetap dirumah saja pun diserukan.

Seharusnya berbulan-bulan dirumah saja dapat saya manfaatkan untuk mengurus kanal Youtube dan juga blog, mengingat akan banyak sekali waktu luang yang saya dapatkan. Tetapi, kenyataannya tidak seperti itu, justru seharian saya selalu fokus dengan kanal Youtube saya.

Setiap hari saya memutar otak mencari ide untuk membuat konten vidio selanjutnya. Saya selalu menonton vidio-vidio Youtube orang lain untuk dijadikan referensi dan blog ini pun tak tersentuh sama sekali.

Waktu berlalu begitu cepat, hari demi hari berganti minggu, minggu demi minggu beganti bulan, dan sudah berbulan-bulan blog ini pun tak dikasih makan. Hingga pada akhirnya saya iseng ingin mampir ke blog ini, ada rasa kangen dan bersalah di dalam hati.

Saya pun berkata pada diri sendiri, bahwa akan kembali menulis lagi di blog ini.

Tapi itu semua tidak secara mendadak saya lakukan, saya butuh pembiasaan. Berbulan-bulan saya tidak menulis menjadikan hal itu asing kembali. Terkadang banyak ide berseliweran di pikiran, tapi saya bingung harus memulai darimana, bingung harus menuliskannya seperti apa.

Sempat putus asa, sempat berpikir bahwa lebih baik blog ini ditinggalkan saja.

Tapi saya tetap tidak mau seperti itu, saya mencoba latihan menulis kembali. Saat itu saya berlatih di Instagram, mencoba mengupload sebuah foto yang nantinya foto tersebut akan saya ceritakan lewat caption.

Tidak terlalu panjang, tapi itu lebih dari cukup untuk saya membiasakan diri menulis kembali.

Semakin hari saya semakin sering menulis di Instagram, mulai dari hal yang sangat penting sampai hal yang sangat remeh sekalipun. Tak apa, mau itu remeh atau tidak, setidaknya saya setiap hari menulis dan itu yang terpenting.

Pada awalnya saya memang kesusahan, wajar, karena memang sudah sangat lama saya tidak menulis. Akan tetapi, semakin hari saya merasakan sebuah kemajuan. Hal yang awalnya saya sangat sulit untuk dilakukan berangsur-angsur menjadi sangat menyenangkan ketika dilakukan.

Hingga saat ini saya memutuskan untuk benar-benar kembali.

Saya tidak tahu pasti kedepannya akan seperti apa, apakah akan ada hal lain yang menggoyahkan rutinitas menulis saya atau tidak, saya tidak tahu.

Menulis Hal Sederhana


Blog ini memiliki banyak kategori tulisan yang tentu saja harus saya isi. Akan tetapi, mengingat saat ini saya baru kembali menulis di blog ini, saya memutuskan untuk menulis hal yang sederhana-sederhana saja terlebih dahulu.

Saya akan mencoba menulis dan membagikan segala hal yang pernah terjadi di hidup saya. Kali ini saya akan mencoba fokus terlebih dahulu kepada kategori Ceritaku dan Daily yang ada di blog ini. Tujuannya itu ya tidak lain dan tidak bukan untuk membiasakan diri lagi, saya tidak ingin menulis hal-hal yang berat dulu untuk saat ini.

Menulis Setiap Hari


Tahun lalu saya pernah membiasakan diri saya untuk menerbitkan setidaknya satu sampai empat tulisan di setiap harinya. Saya ingin seperti itu, tapi tidak ingin memaksa diri saya terlalu berlebihan juga.

Saat ini saya ingin berusaha untuk menulis setiap hari. Perlu diketahui, menulis setiap hari yang saya maksud berbeda dengan menerbitkan tulisan setiap hari ya sob. Jadi, saya akan terus menulis setiap hari walau tulisannya tidak langsung diterbitkan di hari yang sama.

Untuk melancarkan niat saya, saya pun kerap berkunjung ke blog teman-teman yang lainnya. Tujuannya adalah untuk mencari referensi, karena akan sulit untuk memulai sebuah kegiatan menulis tanpa pernah kita membaca sebuah tulisan karya orang lain.

Membaca tulisan di blog teman-teman pun dapat membangun semangat saya. Hal itu menjadi sangatlah penting mengingat pada saat ini saya baru mulai menulis kembali, yang berarti semangat masih akan mudah untuk padam.

Dengan membaca tulisan dari teman blogger, lebih-lebih membaca tulisan yang bertema pengalaman ia dalam ngeblog, itu akan membangun semangat di dalam diri saya. Menjadi sebuah pecutan keras untuk lebih dan lebih giat lagi dalam menulis di blog ini.

Intinya saya salut kepada teman-teman blogger yang sampai detik ini masih sangat aktif menulis di blognya masing-masing. Semoga saya bisa meniru konsistensi teman-teman semua, hehehe.

Wassalamualaikum...